Jurusan Teknik Pertambangan
Universitas Cenderawasih

Selamat datang di situs resmi jurusan. Pilih tujuan Anda di bawah untuk menelusuri halaman Laboratorium atau sistem E‑Arsip.

Tentang Jurusan.

Jurusan Teknik Pertambangan mencakup bidang studi yang berfokus pada eksplorasi, eksploitasi, dan pengolahan sumber daya mineral seperti emas, perak, batu bara dan sebagainya. Program studi ini mempelajari eksplorasi, eksploitasi, pengolahan mineral dan batubara, serta aspek keberlanjutan dan keselamatan pertambangan. Lulusannya dipersiapkan untuk memiliki pengetahuan dan keterampilan profesional di industri pertambangan untuk merencanakan, mendesain, mengelola, dan mengawasi operasi tambang secara efisien dan berkelanjutan, dengan mempertimbangkan aspek lingkungan dan keselamatan kerja.


Gambaran umum Fokus utama: Mempelajari seluruh proses penambangan, mulai dari penyelidikan (prospeksi) hingga pengolahan hasil tambang dan pemasaran. Bidang ilmu: Perpaduan antara ilmu geologi, teknik, ekonomi, dan lingkungan. Tujuan: Menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas untuk mengelola kekayaan alam Indonesia secara cerdas dan bertanggung jawab. Apa yang dipelajari Eksplorasi dan evaluasi: Mengidentifikasi dan memperkirakan cadangan sumber daya mineral dan batu bara. Perencanaan dan perancangan: Merancang metode penambangan, infrastruktur pendukung, dan proses pengolahan. Operasi tambang: Mengawasi kegiatan ekstraksi mineral, memilih peralatan, dan merancang metode pemecahan batuan. Manajemen dan lingkungan: Melakukan perencanaan pengelolaan dan pemantauan dampak lingkungan, serta manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Aspek teknis: Belajar mengenai pengeboran, peledakan, dan penggunaan perangkat lunak pemodelan tambang. Hukum dan ekonomi: Mempelajari aspek hukum, perizinan, dan perencanaan pembiayaan proyek pertambangan. Peluang karier Perencana tambang, penyelia, manajer di perusahaan pertambangan atau BUMN. Konsultan pertambangan. Spesialis lingkungan atau ahli hidrogeologi pertambangan. Peneliti dan akademisi. Pengusaha atau wirausaha di sektor pertambangan.


Deskripsi program studi, visi dan misi, kurikulum, dosen, fasilitas, dan prospek karier lulusannya. Jurusan ini mempelajari eksplorasi, eksploitasi, pengolahan mineral dan batubara, serta aspek keberlanjutan dan keselamatan pertambangan. Lulusannya dipersiapkan untuk menjadi perencana, manajer, peneliti, dan profesional di industri pertambangan. Gambaran umum Fokus studi: Mengeksplorasi, menambang, dan mengolah sumber daya mineral dan batubara secara efisien dan berkelanjutan. Visi dan misi: Program studi bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang unggul, profesional, berwawasan lingkungan, dan mampu berinovasi di bidang pertambangan. Prospek karier: Lulusan dapat bekerja sebagai perencana tambang, manajer, penyelia, peneliti, akademisi, atau pelaku usaha di industri pertambangan. Kurikulum dan keilmuan Ilmu dasar: Matematika, fisika, kimia, dan geologi menjadi dasar untuk memahami ilmu keteknikan. Ilmu inti: Meliputi eksplorasi dan evaluasi cadangan, desain dan perencanaan tambang (terbuka dan bawah tanah), teknologi peledakan, serta pengolahan bahan galian. Aspek keberlanjutan: Termasuk reklamasi lahan bekas tambang dan manajemen lingkungan. Kurikulum modern: Program studi mengadopsi kurikulum berbasis Outcome Based Learning untuk meningkatkan relevansi dengan kebutuhan industri. Fasilitas dan dukungan Dosen ahli: Tenaga pengajar yang berpengalaman dan memiliki kualifikasi tinggi. Fasilitas: Laboratorium yang lengkap untuk menunjang pembelajaran dan penelitian, seperti laboratorium geomekanika dan pemrosesan mineral. Kemitraan: Jaringan kerja sama dengan industri dan pemerintah untuk praktik lapangan dan penyerapan lulusan. Capaian pembelajaran lulusan (CPL) Kemampuan teknis: Mampu mengidentifikasi, merancang, dan menyelesaikan masalah rekayasa pertambangan dengan menerapkan prinsip-prinsip sains dan matematika. Kemampuan profesional: Mampu berkomunikasi secara efektif, bekerja dalam tim, bertanggung jawab, mematuhi etika profesi, dan membuat keputusan yang mempertimbangkan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan. Kemampuan pengembangan diri: Mampu belajar sepanjang hayat dan menerapkan pengetahuan terkini.